Kamis, 10 April 2014

Mendaki Gunung Lawu


Gunung Lawu (3.265 m) terletak di Pulau Jawa, Indonesia, tepatnya di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Status gunung ini adalah gunung api "istirahat" dan telah lama tidak aktif, terlihat dari rapatnya vegetasi serta puncaknya yang tererosi. Di lerengnya terdapat kepundan kecil yang masih mengeluarkan uap air (fumarol) dan belerang (solfatara). Gunung Lawu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous. Gunung Lawu adalah sumber inspirasi dari nama kereta api Argo Lawu, kereta api eksekutif yang melayani Solo Balapan-Gambir.

Gunung Lawu memiliki tiga puncak, Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. Yang terakhir ini adalah puncak tertinggi.Di lereng gunung ini terdapat sejumlah tempat yang populer sebagai tujuan wisata, terutama di daerah Tawangmangu, Cemorosewu, dan Sarangan. Agak ke bawah, di sisi barat terdapat dua komplek percandian dari masa akhir Majapahit: Candi Sukuh dan Candi Cetho. Di kaki gunung ini juga terletak komplek pemakaman kerabat Praja Mangkunagaran: Astana Girilayu danAstana Mangadeg. Di dekat komplek ini terletak Astana Giribangun, mausoleum untuk keluarga presiden kedua Indonesia,Suharto. sumber wikipedia
Kelompok kami berangkat dari jogja jam 15 dari gamping, berangkat dengan 14 anggota. Nyampai di cemoro sewu jam 20.00, karena rame rame harus berkendara sfety. Pada sabtu sore berangkat dan rencananya minggu sore turun karena hari seninnya harus masuk kuliah.Dengan waktu yang terburu buru dan agak di paksakan. Habis parkir motor kami langsung istirahat 1 jam dan langsung mulai pendakian


Saat nyampai pos satu kira kira jam 22.00



Walaupun baru nyampai pos satu temen temen 
suah pada tepar. 
ini karena kurangya persiapanyang matang dan
 waktu yang singkat.

Saat memberi makan cacing, 
udah bunyi saat di perjalanan,
 massak seadanya, alla mie instan

ini saat istirahat ke sekian kalinya, karena baru 
pemula jadi pendaki kami harus banyak istirahat

akhirnya nyampai pos 4. kaki udah mulai eror, 
sarafnya sudah gak bisa berjalan normal

seorang teman ada yang tepar dan mulai nyerah
, namun semua akan hilang setelah menlihat
 pemandangan luar biasa ini
dapat dilihat di bawah ini

ini merupakah ciptaan tuhan yang sangat indah,
 udara segar , terasa tidak mau pulang jika terus begini

penampakan sinar mulai muncu;

dah wuaaaahahahah, gak bisa di bayangin rasanya



Puncak gunung lawu

Saat turun sampai di pintu masuk, semuanya tepar


ini lah yang menherankan, 
warga sekitar mendapatkan  penghargaan 
karena mapu mendaki tercepat

Tidak ada komentar: